HAM dalam UUD-45

HAM dalam UUD-45

Catatan serbaneka asrir pasir (Asrir Sutanmaradjo)

Dalam UUD-45, HAM sangat kurang dapat perhatian. Selama mengacu pada UUD-45, amat susahlah mengharapkan HAM akan tegak di Indonesia. Menurut Mr Muhammad Yamin, Pembukaan UUD-45 menjamin demokrasi, tetapi pasal-pasalnya benci kepada kemerdekaan diri dan menentang demokrasi revolusoner. Akibat pendirian ini Hak Asasi tidaklah diakui seluruhnya. Hak kemerdekaan warganegara terlalu terbatas. Hanyalah tiga pasal yang menjamin Hak itu (pasal 27,28,29(.

Sebaliknya UUDS-50 berhasil memasukkan Hak Asasi seperti putusan UNO (PBB) ke dalam pasal-pasalnya (“Proklamasi dan Konstitusi RI”, Djambatan, Djakarta, 1952, hal 90,92).

Jika Indonesia benar-benar serius meneggakkan HAM seharusnya kembali ke UUDS-50 dan bukan kembali ke UUD-45.. Beginilah jadinya kalau masih berpegang pada UUD-45, HAM itu sangat bisa diplintir, dimanipulasi, karena tak rinci. UUD-45 hanya cocok untuk penyelenggara Negara, bukan untuk kemerdekaan warganegara. Cobalah simak UUDS-50 yang mengakui “Hak-Hak dan Kebebasan Dasar Manusia” (pasal 7 sampai pasal 34) dan “Asas-asas Dasar (pasal 35 sampai pasal 43). Dari pada sibuk kemali untuk mengaamandemen UUD-45 untuk kesekian kalinya, leih baik berupaya untk kembali ke UUDS-50.

Bekasi 1 Maret 2012 05.15

 

 

 

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: