Sistematika Klassifikasi Indeks Ayat-ayat Quran

Sistematika Klassifikasi Indeks Ayat-ayat Quran

Catatan serbaneka asrir pasir (Asrir Sutanmaradjo)

Dr Muhammad Hassan al-Hamshary dalam “Tafsir wa Bayan Mufradat al-Quran”, cetakan Bairut 1999  mencantumkan “Fihrasat Al-Alfazh” (Al-Mu’jam Al-Mufhhirsu li Al-Alfazh, indeks, pencari ayat Al-Quran secara alfabetis (abjadiyah) pada halaman 5-240, dan “Fihras Al-Maudhu’at” (Tfshil Ayat Al-Quran) pada halaman 243-287, serta “Fihras Abjadi li Al-Maudhu’at) pada halaman 288-295.

Edisi Indonesianya tercantum dalam suatu bku agenda tahun 1412H/1991-1992M dengan jdudul “Klasifiksi Ayat-Ayat Al-Quran. Dalam Klasifikasi itu, ayat-ayat Al-Quran digolongkan atas 15 klas/golongan, yaitu : 1. Arkan Al-Islam, 2. Iman, 3. Al-Quran, 4. Ilmu, 5. Amal, 6 Dakwah, 7. Jihad, 8. Manusia dan hubungan Kemasyarakatan, 9. Akhlak, 10. Peraturan yang berhubungan dengan harta, 11. Hal-hal yang berkaitan dengan Hukum, 12. Neara dan Masyarakat, 13. Pertanian dan Perdagangan, 14. Sejarah dan Qisah-qsah, 15. Agama-agama.

Sistimatika Klassifikasi Ayat-Ayat Quran diawali oleh Jules la Beaume dan Edward  Montet, dengan bukunya “Le Koran Analyse”. Edisi Arabnya dikerjakan oleh Mohammad Fuad Abdel Baqui dengan judul “Tafshil Ayat Al-Quran”. Edisi Indonesianya dkerjakan oleh M Nuruddin Umar dengan judul “Klasifikasi Ayat Al-Quran “ (Pedoman Mencari Ayat Al-Quran), terbitan Al-Ikhlas, Surabaya. Jules la Beaume menggolongkan ayat-ayat Al-Quran atas 19 golongan, yaitu 1. Sejarah, 2. Muhammad saw, 3. Tabligh, 4. Ani Israil, 5. Aurat, 6. Nasrani, 7. Metafisika, 8. Tauhid, 9. Al-Quran, 10. Agama, 11. Aqaid, 12. Ibadat, 13. Syari’at, 14. Undang-Undang Kemasyarakatan, 15. Ilmu dan Seni, 16. Perdagangan, 17. Pendidikan Moral/Akhlak, 18. Kesuksesan, 19. Dan lain-lain. Dilengkapi pula dengan “Fihris AlfBaai” (Indeks secara alfabetis).

Prof Dr H Mahmud Yunus dalam “Kesimpulan Isi Quran” menggolongkan isi Al-Quran atas 19 macam, yaitu : 1. Rukun Iman dan Islam, 2. Perekonomian, 3. Ilmu Pengetahuan, 4. Ilmu Alam dan Kimia, 5. Ilmu Bmi Alam dan Falak, 6. Ilmu Hewan, Manusia, Tumbuh-tumbuhan, Geologi, 7. Ilmu Kesehatan, 8 Riwayat/tarikh, 9. Membaca, Menulis, Berhitung, 10. Yang Wajib (Akhlak yang baik), 11. Yang ajib atas Pemerintah Islam (Fardhu Kifayah), 12. Hukum (an), 13. Pembagian Psaka (Hukum Warisan), 14. Yang Sunat (Adab), 15. Yang Haram (Akhlak tak baik), 16. Yang makruh (kurang Adab), 17. Yang Halal (boleh).

Bakhtiar Surin dalam “Tafsir Al-Quran”-nya menggolongkan isi Al-Quran atas 7 macam : 1. Orang-orang Mukmin (Tauhid), 2. Orang-orang kafir (Syirik), 3. Ibadat yang diwajibkan, 4. Peraturan Kekeluargaan, 5. Peraturan Perekonomian, 6. Peraturan Politik, 7. Akhlak.

Oemar Bakri dala “Tafsir Mutiara”-nya menggolongkan isi Al-Quran atas 10 macam : 1. Al-Quran, 2. Keimanan, 3. Ibadat, 4. Perekonoman, 5. Sains dan Teknologi, 6. Keseatan, 7. Ekonomi, 8. Kemasyarakatan/Kenegaran, 9. Budi Pekerti Luhur, 10. Sejarah.

Drs KHA Rauf dan Soetrisno Ruslan dalam bukunya “Materi kajian Islam Dari Al-Quran”, terbitan Ponpres Daarut Taubah, Bekasi menggolongkan isi Al-Quran atas 14 klas/golongan indeks ayat-ayat Quran, yaitu tentang 1. Iman, 2. Ilmu, 3. Bangsa-bangsa Terdahulu, $. Sejarah, 5. Al-Quran, 6. Akhlak & Adab, 7. Ibadah, 8. Makanan dan Minuman, 9. Pakaian dan Perhiasan, 10. Hukum Privat, 11. Mu’amalat, 12. Peradilan dan hakim, 13. Hukum Pidana/jinayat, 14. Jihad.

Bekasi 15 Maret 2012 0800

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: