Mubahalah (2)

catatan serbaneka asrir pasir

Do’a

PANJI MASYARAKAT, No.194, hal 34 mengutip “Kekuatan Do’a” dari Norman
Vincen Peale “Berpikir Positip” (The Power of Positive Thinking”, hal
60,63-65.

Do’a itu adalah terjemahan dari prayer. Sedangkan prayer bias pula
diterjemahkan dengan sembahyang, shalat. Alexis arrel dalam bukunya
“Man The Unknown” mengatakan bahwa “Do’a adalah kekuatan yang paling
besar di seluruh jagat ini”. Norman Vincent Peale mengutip Matius
17:20 “Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sawi
saja …. takkan ada yang mustahil bagimu” (hal 8). Iman menurut Kristen
adalah mempercayai Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan.

Dalam acara Mimbar Agama pada tayaaangan teleisi secara tersirat
(implicit) terkesan adanya lomba do’a antar agama. Masing-masing agama
mengklaim, mengaku bahwa do’a secara agamanyalah yang akan diterima
oleh Tuhan. Masing-masing pun punya pemahaman tentang Tuhan. Ada yang
memandang Tuhan dimanifestasikan sebagai Trinitas. Ada yang memandang
Tuhan dimanifestasikan sebagai Trimurti. Ada yang memandang Tuhan
dimanifestasikan sebagai Sang Hyang Widhi. Ada yang memandang Tuhan
itu Maha Tunggal tak dapat dimanifestasikan dengan apa pun.

(written by sicum…@gmail.com at BKS1112070600

Kriteria kebenaran suatu agama

Hampir di setiap waktu, baik lewat media cetak, mapun media
elektronik diusung, diintrodusir, dipropagandakan bahwa semua agama
itu sama. Sama-sama menghendaki dan sama-sama menuju kebaikan. Tidak
ada agama yang tak menghendaki dan menuju kebaikan. Dalam kaitan ini
benar sekali, tak ada yang akan menyanggah, mengingkarinya.

Namun dalam kenyataan (Das Sein) masing-masing agama itu sat sama
lain berbeda. konsep tentang Tuhan, dosa, pahala, surge, neraka
masing-masing berbeda. ritual, tatacara, tempat ibadah masng-masing
agama pun berbeda. Bahkan konsep tentang baik dana buruk saja tak
sama. Apalagi konsep halal, sunnat, mubah, makruh, haram hanya
terdapat dalam agama Islam saja, tak terdapat dalam agama lain mana
pun.

Masing-masing pemeluk, penganut agama mengaku bahwa agamanyalah yang
benar. Masing-masing menggunakan alas an, argumentasi yang terdapat
dalam ajaran agamanya masing-masing. Tetapi pemeluk, penganut agama
yang lain menolak alasan, argumentasi tersebut (Simak antara lain Dr
Adian Husaini : “Menjalin Kerukunan, , Me3njamin Keyakinan”, dalam
SUARA MUSLIM, Bekasi, Edisi 32-Thn 2011M/1`432H).

Dalam Islam ada satu cara, metoda yang dapat digunakan untuk menguji
kebenaran suatu agama, yaitu yang namanya “mubahalah”. Yaitu dengan
bersumpah bersama-sama dihadiri anak, isteri dari kedua pihak yang
bersumpah. Persumpahan diadakan dalam mempertaahankan keyakinan agama
masing-masing. Menilai kebenaran pendirian kedua belah pihak. Kedua
pihak bersumpah agar Allah menurunkan kutuk laknantNya kepada yang
pendiriannnya salah. Namun tak satu pun pihak yang bersedia bersumpah
selain pihak Islam (Simak Prof Dr Hamka : “Tafsir Al-Azhar”, juzuk
III, hal 190, re tafsiran QS 3:61).

Namun umat Islam sendiri tak pernah disauruh untuk membela kebenaran
agama Islam dengan menggunakan cara, metoda mubahalah ini. Ini hanya
khusus diperintah kepada Rasulullah saw saja. Umat Islam hanya
diperintah melakukan mujadalah (wa jadilhum billati hiya ahsan, QS
16:125). Juga ta diperintah melakukan adu do’a dalam membela kebenaran
Islam. Di tayangan televise sering terlihat parade lomba penyembuhan
penyakit dengan do’a yang dilakukan oleh misi/zending Kristen, yang
oleh sebagian kalangan Islam ikut-ikutan pula.

Adu jumlah pengikut agama pun tak dapat menjawab kebenaran sesuatu
agama. Kebenaran suatu agama tak dapat ditentukan oleh banyak
sedikitnya jumlah pengikutnya. Meskipun begitu, bagi Islam dapat
digunakan sebagai bahan pelajaran. Kenaapa di wilayah komunis, ajaran
Marxis begitu menarik. Kenapa Islam di Soviet Rusia yang ada hanya di
kampungnya Imam Bukhari. Kenapa di Cina, ajaran Konghucu yang menarik.
Sedangkan Islam hanya ada di Sinkiang. Kenapa di Jepang, ajaran Shinto
yang menarik. Kenapa di India Belakang, ajaran Budha Sidarta Gautama
yang menarik. Kenapa di Tahiland, Islam hanya ada di Patani. Kenapa
Islam sama sekali tak menarik di wilayah Anglo Sakson di Eropa,
Amerika, Australia. Apa yang seharusnya ditonjolkan untuk menarik umat
manusia. Kenapa Islam tak mengakar di Andalusia, hanya sekitar 700
tahun saja.

(written by sicum…@gmail.com at BKS1110151830)

Mubahalah

1. “Mubahalah” mengacu pada “Nabtahil” dalam ayat QS 3:61 (Halaman 103).
2. Mubahalah saling berdo’a bersama-sama memohon laknat/kutukan Allah
terhadap yang berbohong/berdusta.
3. Pengambil inisiatif ntuk elakukan mubahalah adalah Rasulullah saw
atas perintah Allah sendiri.
4. Ajakan mubahalah tak prnah dapat sambutan dari lawan Rasulullah
saw. Ajakan Mubahalah diserukan kepada lawan (objek dakwah) yang masih
saja keras kepala (tetap membangkang).
5. Printah mubahalah hanya khusus terhadap Rasulullah saw, dan bukan
perintah umum untuk setiap orang Islam.
6. Acuan dakwah bagi segenap umat Islam, barangkali hanya terbata pada
ayat QS 16:125, 109:1-6, 10:104,109, 9:98-99, 5:59,68,77,100, 6:151,
7:158).
7. Persoalannya/bagaimana memahaminya.
1. Apakah dengan Mubahalah (yang dilakukan bukan oleh Rasulullah saw
atas perintah Allah) akan tampak jelas perbedaan antara yang benar dan
yang bohong.
2. Disebutkan dalam ayat QS 2:61, 3:112, bahwa orang Yahudi/Bani
Israil akan ditimpa kehinaan dan kemurkaaan Allah di mana saja
disebabkan oleh kekufuran akan aturan Allah dan aturan Ulil Amri.
Pertanyaan/masalah : apakah ayat ini juga berlaku bagi umat Islam.
Namun yang tampak kasat mata di dunia ini, bahwa yang menantangg
aturan Allah dan aturan Ulil Amri memperoleh predikat Adi Daya, Adi
Kuasa.
3. Dalam ayat QS 3:139, 47:35 disebutkan bahwa umat Islam itulah umat
unggulan. Namun yang tampak kasat mata, tetap saja yang menantang
aturan Allah dan aturan Ulil Amri yang unggul, jaya, sebagai umat
pemengang. Sedangkan umat Islam tetap saja sebagai umat pecundang,
bulan-bulalan negara Adi Daya, Adi Kuasa.
4. Dalam ayat 9:33 48:28, 61:9 disebutkan bahwa Islam itu akan
mengungguli agama lain. Apakah ini hanya terbatas untuk jazirah Arab
saja ataukah serlaku secara internasional. Ataukah berlakunya nanti
menjelang kiamat.

(written by sicum…@gmail.com at BKS1109151200)

Teka-teki

Apa hikmahnya dalam alQuran terdapat hal-hal yang berupa seolah-olah
teka-teki, berupa mutasyabihat, padahal dinyatakan bahwa dalam alQuran
itu yang ada hanyalah yang pasti, yang tak diragukan, yang tak
debatable. Misalnya tentang jumlah ahlul kahfi, jumlah pemuda yang
bersembunyi di gua, apakah tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan
dengan anjingnya (QS 18:22). Tentang sosok DzulQarnin (QS 18:82),
Yakjuj wa Makjuj (QS 18:94), Luqman (QS 31:12), mertua Nabi Musa (QS
28:27), malam qadar (QS 97:3), kadar/lama satu tahun (QS 32:5, 70:4),
tempat nabi Isa (QS 3:55, 4:158), makna senggol/lamas (QS4:42, 5:6),
penyebutan budak (ma malakat aimanuhum) dalam sejumlah ayat (antara
lain dalam QS 23:6, 70:30) ?

(written by sicum…@gmail.com at BKS1107121900)

Mecari Persepsi (Wacana) tentang misi Islam

Mohon penjelasan perihal berikut :

1. Terkait akhir ayat QS 5:3, apakah misi Islam sudah selesai, sudah
berakhir ketika dinyatakan bahwa agama Islam sudah lengkap, sempurna ?

2. Terkait ayat QS 9:33, 61:9, apakah misi Islam sudah selesai, sudah
berakhir, ketika agama Islam sudah merata di seluruh jazirah Arab,
sudah tak ada lagi kaum musyrik ?

3. Terkait ayat QS 9:28, dan tafsirnya (dalam “Tafsir AlAzhar”, X:162,
XXVIII:68,181), apakah kaum musyrik itu sebatas kaum kafir Quraisy
pada masa Rasulullah saw ?

4. Terkait gambar/lukisan surga dalam Quran, apakah misi Islam
terbatas untuk penghuni jazirah Arab masa lalu (“Idiom tentang surga
berdasarkan kepada konteks pengalaman budaya masyarakat Arab pasti
berbeda dengan ‘idiom surga’nya orang Jawa”, kata Emha Ainun Nadjib,
dalam “Surat Kepada Kanjeng Nabi”, Mizan, Bandung, 1997:392) ?

(written by sicum…@gmail.com at BKS1112141415)

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: