Batas kebebasan berkeyakinan beragama

Batas kebebasan berkeyakinan, beragama
Catatan serbaneka asrir pasir
“Tidak ada paksaan dalam hal agama” (QS 2:256). Setiap orang bebas berkeyakinan sesuai agama yang dianutnya. Taka da hak dan kewajiban membatasi seseorang mengikuti, melakukan ajaran agamanya. “Bagi kalian agama kalian, dan bagiku agamaku” (QS 109:6). “Dan bagi kami amalan kami dan bagi kamu amalan kalian” (QS 2:139(. Islam tak boleh turut mencampuri ajaran amal perbuatan umat lain. Mencegah kemunkaran di kalangan non-Islam dilakukan oleh penguasa, pemerintah.
Mencegah kemunkaran di kalangan umat Islam dilakkan oleh umat Islam sendiri. Yang harus dicegah adalah kemunkaran yang sudah disepakati keharamannya oleh para ulama mujtahid. Diantara yang harus dicegah di kalangan umat Islam adalah minum arak, berjudi, makan bangkai, darah, babi, yang disembelih bukan atas nama Allah, berbuat zinaberbuat syirik, sihir, membunuh tanpa hak, makan riba, makan harta anak yatim, merampok, mencuri (korupsi). Membuka warung makan selama siang Ramadhan.
Bekasi 29 Juli 2012 13.30

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: