Antara Semangat Salib dan Semangat Sabil

Antara Semangat Salib Dan Semangat Sabil

Di kota Clermont, Perancis, pada tahun 1095 diadakan Pertemuan Besar, Kerapatan Besar kaum Salib yang dihadiri oleh 225 pendeta dan beribu bangsawan dan rendahan. Para peserta pertemuan serempak sepakat untuk bersama-sama berjuang membebaskan Tanah Suci Baitil makdis Palestian dari tangan Bani Seljuk Turki Muslim. Dengan semangat yang bergelora, mereka berteriak “Kehendak Tuhan, Kehendak Tuhan” (Die leveuk) (Moehammad Moen : “Sejarah Perang Salib”, Boekhandel Islamiyah, Medan, 1936, hal 10, Iljas St Pamenan : “Sejarah Dunia”, Pustaka Timur, Medan, 1950, jilid I, hal 55).

Kini setelah baitil makdis dibawah kekuasaan Zionis Israel, tak pernah ada Pertemuan Besar, Kerapatan Besar kaum Sabil (Muslimin) yang dihadiri oleh ratusan ulama dan ribuan tokoh masyarakat serta pemimpin negara untuk bersama-sama berjuang membebskan Tanah Suci Baitil Makdis Palestina dari tangan Zionis Yahudi Israel.

Seribu tahun yang lalu semangat Salib sangat kompak bergelora untuk membebaskan Baitil Makdis. Seribu tahun kemudian tak pernah muncul semangat Sabil(Muslim) yang solid bergelora untuk membebaskan Baitil Makdis dari cengkeraman Zionis Yahudi israel dengan bekingan sekutunya. Kenapa ?

1

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: