Peredaan sudut pandang

Perbedaan Sudut Pandang

Karena berbda sudut pandang, maka berbeda pula penilaian. Yang berpandangan sekularisme fanatik (Islam liberal) menilai goyang Inul estetis (manusiawi). Yang berpandangan Islami fanatik (Islam literal) menilai goyang Inul jorok (hewani) (NIKAH, Edisi.03/Th.II, Juni 2003, hal 6, Sakinah).

Yang berpandangan sekularisme fanatik (Islam liberal) menilai judul : “Nikmatnya Onani” (terbitan Daarul Iman, Suko harjo) estetis (manusiawi). Yang berpandangan Islami fanatik (Islam literal) menilai judul “Nikmatnya Onani jorok (hewani) (idem, kulit belakang).

Apakah dalam sudut pandang “Daarul Iman” judul semacam “Heboh Tasawuf”, “Nikmatnya Onani” termasuk kedalam judul yang “layak jual” (idem, hal 4, Sakinah).

Setiap tulisan/karangan dalam media cetak biasanya dicantumkan nama penulisnya. Namun luar biasa, tak satu pun tulisan dalam NIKAH yang dicantumkan nama penulisnya. Apakah dalam sudut pandang NIKAH pencantuman nama penulis termasuk kedalam kategori “riya” ?
1

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: