Pola pikir

Pola Pikir

Pola pikir bisa terbentuk karena pengaruh bacaan. Yang terpengaruh dengan karya tulis Fazlur Rahman akan berbeda dengan pola pikirnya dengan yang terpengaruh oleh karya tulis Maududi. Yang terpengaruh dengan karya tulis Hasan Hanafi akan berbeda pola pikirnya dengan yang terpengaruh oleh karya tulis Hasan Turabi.

Dr Fazlur Rahman – menurut maryam Jameelah – sangat bernafsu menyerah, mengkritik keaslian hadits, dan mengutip ide Joseph Schacht “The Origin of Muhammad jurisprudence” tentang perkembangan Syari’ah” (“Islam & Modernisme”, 1982:133,139).

Karya Fazlur Rahman “Islam” (1966), kritiknya atas Sunnah, merupakan tiruan dari Joseph Schacht, analisanya mengenai Sejarah Islam didasarkan atas analisis HAR Gibb, pendekatannya berakar pada Wilfred Cantwell Smitth (ALMUSLIMUN, 189:82, 199:10, 200:3-4).

Ahmad Syafi’i Ma’arif adalah jebolan University of Chicago dengan disertasinya “Islam as The Basic of State” di bawah bimbingan guru besar Professor Fazlur Rahman (ALMUSLIMUN, 204:79, 209:93).

Fazlur Rahman juga digunakan sebagai rujukan dalam artikel Saifuddin Zuhri Qudry “Tafsir Umar bin Khatthab” (SUARA MUHAMMADIYAH, No.9, Th.ke-87, 1-15 Mei 2002, hal 22-23).

Dr Hasan Hanafi, tokoh kiri Islam yang terang-terangan menyatakan bahwa hakikat agama itu tidak ada (“atTurats wa atTajdid”, hal 22).

Kalangan muda NU lebih tergerak mempelajari karya-karya Mahmud Thaha dan Abdullah anNaim, tokoh pluralis Sudan yang menentang keras Islamisasi pemerintahan (“The Second Message of Islam”, 1988), dan bukan memilih Hasan Turabi, tokoh penggerak Islamisasi di Sudan. Juga mereka lebih tertarik gagasana Hasan Hanafi (tokoh kiri Islam) katimbang pada pemikiran Islam fundamentalis, seperti Hasan alBana, atau Sayid Quthub (Amsar A Dulman : “Demokrasi Berimplikasi Sekularisasi”, dalam REPUBLIKA 30-7-1998).

Emha Faiq dalam Wawasan Islam “Reposisi Islam di tengah Perang Peradaban” memandang relevan untuk mengkaji thesis hasan hanafi “Oksidentalisme”, teori mendudukkan superioritas Barat pada batas-batas kewajaran (SUARA MUHAMMADIYAH, No.9, Th.97, 1-15 Mei 2002, hal 38-39).

1

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: