Amandemen UUD-45

Menjegal Amandemen UUD-45

Berbagai uapaya dilakukan untuk menjegal amandemen UUD-45, untuk tetap mempertahankan naskah UUD-45 tanpa adanya perubahan sama sekali, dan menganggap UUD-45, terutama Pembukaan-nya sesuatu yang amat sakral, amat kudus, yang tak boleh diganggu-gugat. Diangkatlah bermacam isu. Bahwa MPR kini tak punya kredibel. Karena itu, untuk mengamandemen UUD-45 haruslah dilakukan oleh Komisi Konstitusi yang independen. Bahwa yang harus diprioritaskan MPR adalah mengenai pemulihan ekonomi, dan bukan mengamandemen UUD-45. Semua upaya itu adalah untuk mempertahakan UUD-45, tanpa ada perubahan sama sekali.

Tetapi alasan, argumentasi yang digunakan, sama sekali di luar UUD-45 yang disanjung-sanjung dan ingin dipertahankan itu. Padahal tugas, wewnang, hak, kekuasaan MPR itu adalah untuk menetapakan GBHN. Ini sudah dilaksanakan, termasuk mengenai pemulihan ekonomi. Hanya pihak eksekutif yang belum menjalankannya secara serius. Kemudian memilih Presiden dan wakil Presiden. Ini pun sudah dilaksanakan. Selanjutnya mengubah UUD, menetapkan UUD. Ini belum pernah dilaksanakan, yang juga merupakan tugas melakukan kedaulatan rakyat sepenuhnya. Memang seluruh kalangan aanti reformasi sangat menyukai UUD-45, baik penguasa, militer, rezim orla, mau pun orba, serta kalangan oportunis. UUD-45 itu sangat supel, sehingga mudah diplintar-plintir.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: