Antara UUD-45 dengan UUD Negara Lain

Antara UUD-45 dengan UUD Negara Lain

UUD-45, Pemukaan, Alinea 3 :

Atas berkat rahmat allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menytakan dengan ini kemerdekaannya.

Constitution Ireland 29 Desember 1937, Mukaddimah :

Dengan nama Trimurti Yang Maha Suci, dari siapa terbit segala kekuasaan, dan kepada siapa sebagai tujuan terakhir kita, segala amal manusia dan negara-negara yang ditujukan. Kami Rakyat Irlandia, dengan penuh kerendahan hati mengakui segala kewajiban kami terhadap Tuhan suci kami, Yesus Kristus, Yang telah memberi kekuatan bagi nenek-nenek moyang kami selama abad-abad yang penuh cobaan.

Pembentukan Majelis Konstituante (Knesset) 14 Feburari 1949, Mukaddimah :

Kami, Rakyat Israil, yang dengan khusyuk tawadhuk berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melepaskan kami dari beban pembuangan dan mengembalikan kami ke negeri nenek moyang leluhur kami, membentuk kembali kemakmuran bersama sesuai dengan cita-cita damai keadilan nabi-nabi Israil.

UUD-45, Pasal 1 ayat 1 :

Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik.

UU Spanyol tentang penggantian Kepala Negara, 7 Juni 1947, pasal 1 :

Spanyol seagai satu kesatuan politik adalah suatu negara Katholik, sosial dan perwakilan yang sesuai dengan tadisi-tadisinya menyatakan dirinya satu Kerajaan.

UUD-45, Pasal 6 ayat 1 :

Presiden ialah orang Indonesia asli.

UUD Paraguay 10 Juli 1940, Pasal 46 :

Presiden Republik harus seorang waganegara asli, telah mencapai usia 40 tahun, bertagama Apostolik Rom Katholik, dan memenuhi syarat-syarat moral dan intelek.

Constitution de la Nation Argenmtina 16 Maret 1949, Pasal 77 :

Untuk dapat dipilih menjadi presiden atau Wakil Presiden, seorang harus dilahirkan di Argentina, termasuk anggota Katholik, dan harus mempunyai sifat-sifat lainnya sebagaimana diperlukan buat pemilihan seorang Senator.

UUD Swedia 6 Juni 1809, Pasal :

Raja harus selalu dari kepercayaan Evangeli yang sejati, sebagaimana diterima dan dijelaskan dalam Confessio Ausburg ang tiada berubah-ubah dan dalam revolusi Synode Upsala.

Act of Constitution Denemrken 5 Juni 1915, Pasal 5 :

Raja harus seorang anggota dari Gereja Luther Evangeli.

UUD Thailand 23 Maret 149, Pasal 7 :

Raja menganut agama Budha dan menjunjung tinggi agama-agama.

UUD-45, Pasal 29 ayat 2 :

Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Constitution Politica de Bolivia 23 November 1945, Pasal 3 :

Negara mengakui dan memeluk ama Apostolik Roma Katholik, dan menjamin pelaksanaan terbuka dari setiap peribadatan lain.

Constitution politica de Costa Rica 7 Desember 1871, Pasal 6 :

Apostolik Rom Katholik adalah Agama Negara yang bertindak menjaganya, dengan tidak menghalangi dalam Republik akan pelaksanaan bebas bagi suatu peribadan lainnya yang tidak berlawanan dengan sussila umum atau adat-adat yang baik.

UUD El Salvador 13 Agustus 1886, Pasal 12 :

Negara mengakui badan hukum dari Gereja katholik, yang mewakili anutan bagian terbesar Rakyat El Salvador. Gereja-gereja lain dapat pula memperoleh pengakuan sebagai badan hukum itu, sesuai dengan Undang-Undang.

UUD Norwegia 17 Mei 1814, Pasal 2 :

Agama Luthern Evangelica harus tetap menjadi agama umum bagi negara. Segenap penduduk yang memeluknya harus membesarkan anak-anak mereka dalam agama tersebut.

UUD Republik Eslandia 17 Juni 1944, Pasal 62 :

Gereja Evangeli Luther adalah gereja Negara, dan dengan kedudukannya itu ia diandtu dan dilindungi oleh negara. Ia hanya dapat dirubah dengan UU.

UUD Yunani 1 Juni 191, Pasal 1 :

Agama resmi di Yunani ialah Gereja Katholik orthodox Timur dari Isa. Setiap Agama yang dikenal lainnya, diterima dan rupa-rupa peribadatannya boleh berjalan tanpa larangan melakukan propaganda agama dan segala percampuran lain-lain dalam agama resmi.

UUD Myanmar 24 September 1947, Pasal 21 ayat 2 :

Negara mengakui kedudukan istimewa dari Agama Budha sebagai agama yang dipeluk oleh jumlah yang terbesar dari warganegara. Negara mengakui agama Islam, Kristen, Hindu dan Animisme sebagai bagian dari Agama-agama yang berada dalam Uni pada tanggal berlakunya UUD ini.

(H Zainal Abidin Ahmad : “Piagm Nabi Muhammad saw : Konstitusi Negara Tertulis Yang Pertama Di Dunia”, 1973:173-182)

1

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: