Menanti Pakar Ekonomi Islam

Menanti Pakar Ekonomi Islam

Karikatur Buletin NADZIR, Edisi 8, Juni 2001 memperlihatkan bahwa Kapitalis dan Komunis sama-sama menggunakan rakyat banyak untuk memutar, melipatgandakan kekayaan konglomerat. Dalam sistim kapitalis, konglomeratnya adalah swasta, sedangkan dalam sistim komunis, konglomeratnya adalah negara.

Untuk mewujudkan masyarakat aman makmur, masyarakat adil mamkmur, apakah dengan menerapkan sistim ekonomi liberal, ataukah dengan menerapkan sistim ekonomi sosialis ?

Dunia intelektual Islam masa kini amat sangat miskin sekali dengan ilmuwan ekonomi sekaliber Adam Smith, Karl Marx, Keynes, meskipun Abul A’l Maududi, Qutub berrsaudara, Yusuf Qardhawi, Mustafa as-Siba’I, Zainal Abidin Ahmad pernah berbicara tentang Ekonomi, tentang Lembaga Niaga, tentang Lembaga Riba (Bank), dan sebelumnya Ibnu Khaldun, Iman Ghazali.

Diharapkan nanti dapat muncul pakar ekonomi yang dapat menjelaskan dari sudut pandang Islam tentang kekuatan dan kelemahan teori Mazhab Merkantilisme (Colbertisme), Mazhab Fisiokrat Francois Quesney, Mazhab Klasik (Liberalisme) Adam Smith, Mazhab Manchester, Mazhab Historis Friedrik List, Mazhab Sosialisme Karl Marx, Mazhab Austria Karl Menger, Mazhab Anglo Amerika Alfred Marshall, Mazhab Lausane Leon Walras, Mazhab Ekonomi Baru John Maynard Keynes. Dan sekaligus dapat menjelaskan secara lugas-tuntas tentang Mazhak Ekonomi Islam.

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: