Sarana Perjuangan

Sarana Perjuangan

Sarana perjuangan beraneka rupa. Ada yang berupa sarana fisik. Misalnya senjata api, mulai dari kaliber kecil sampai kaliber besar, mulai dari yang ringan sampai yang berat, berikut pelurunya, mulai dari yang konvensional sampai yang kendali. Senjata biokimia, senjata nuklir dengan berbagai bentuk dan jenisnya. Di samping sarana fisik ada pula sarana non-fisik. Misalnya doktrin ahimsa dan satyagraha yang ditawarkan Mahatma Gandhi, yaitu ajaran kekuatan jiwa tanpa kekerasan untuk melawan sikap kekerasan dan penindasan penguasa-penguasa. Gandhi menggunakan doktrin tanpa-kekerasan untuk memobilisasi massa mengusir penguasa-penjajah Inggeris dari India dengan suatu perang suci secara moral untuk menggantikan suatu pemberontakan bersenjata. Gandhi menggunakan doa sebagai pengganti senapan, dan sikap diam-membisu-menentang sebagai pengganti kegalauan bom-bom teroris. Di daerah yang selalu dilanda musibah kelaparan, taktik Gandhi malah justru mengingkari pangan, berpuasa.

Tahun 1892, ketika Syah Iran wangsa kajar, Nasiruddin (1844-1894), menandatangani kontrak pemberian konsensi berlebihan bagi perusahaan Inggeris Imperial Tobacco Corporation untuk membuka lading tembakau besar-besaran di negeri Iran, maka seorang pemimpin ruhani terkemuka Iran, Ayatulklah Mirza Hasan Hujjatul Islam Asy-Syirazi, yang ketika itu sudah berusia hampir 70 tahun menyampaiakan seruan kepada seluruh rakyat Iran untuk melancarkan aksi mogok merokok, menentang monopoli perdagangan tembakau. Dalam waktu singkat seruan itu sudah menjalar, terisar, tersebar, beredar ke seluruh wilayah Iran. Hampir seluruh rakyat iran mengikuti seruan tersebut, sehingga tidak ada lagi orang yang merokok, yang menghisap syisya, baik di rumah, ma pun di kantor, bahkan di istana kerajaan sekali pun. Akibatnya Ayatullah As-Syirazi dibuang ke luar Iran. Tapi akhirnya konsensi tersebut berhasil dibatalkan, dihapuskan dengan dukungan seluruh rakyat Iran.

Dalam menghadapi agresi terror Big Teroris Internasional, seyogianya disampaikan seruan kepada seluruh manusia yang cinta “Liberte, Egalite, Fraternite” agar bersama-sama bersatu padu melawan-menantang tindak agresi arogansi neo-imperiaalis Amerika Serikat dan sekutunya dengan memboikot seluruh produksinya, tidak membeli, tidak memakai, tidak menggunakan, tidak menjual makanan, pakaian, perabotan produksi Amerika dan sekutunya.

ujjatul Islam Asy-SyiraHu

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: