Tips Carnegie bagi politisi

1 Cara Mengecam Orang, Tanpa Menimbulkan Rasa Benci

Charles Schwab pada suatu hari berjalan-jalan dalam pabrik bajanya, ketika ia melihat beberapa orang, yang merokok. Diatas kepala mereka tergantung papan yang bertuliskan “Dilarang Merokok”. Charles Schwab tidak mengatakan “Apa kamu tidak bisa baca itu ?”. Tapi ia amendekati orang-orangnya, memberinya masing-masing satu cerutu, katanya “Saya senang sekali, kalau Saudara-saudara mengisap cerutu ini di luar”.

John Wanaker, pemilik toko paling besar di seluruh Amerika, ia biasa setiap hari jalan-jalan dalam tokonya yang sangat besar di Philadelphia. Pernah ia melihat seorang wanita menunggu di dekat almari toko. Tak ada orang yang menghiraukan dia. Pelayan-pelayan wanita ada, akan tetapi mereka itu berdiri di dekat almari lain, asyik ngobrol. Mereka tertawa dan bersibuk-sibuk sendiri. Wannaker tak mengucapkan satu patah kata pun. Ia malah berdiri di belakang almari, menolong wanita itu, dan memberikan barang yang dibeli kepada gadis pelayan dengan permintaan supaya dibungkus. Kemudian ia berjalan terus.

Ds Abbott diminta berkhotbah di mimbar, menggantikan Ds Henry Ward Beecher, pendeta Amerika masyhur, yang meninggal dunia 8 Maret 1997 Setelah mengadakan perubahan di sana sini, kemudian ia membacakan khotbahnya di depan isterinya. Khotbahnya itu tidak bagus, karena tidak serta merta. Namun isterinya tidak mengatakan “Suatu khotbah jelek. Tak pantas diucapkan dalam gereja. Orang-orang akan ngantuk mendengarkannya, karena seolah-olah suatu ensiklopedi. Kau harus tahu, bagaimana membuat khotbahyang baik. Bukankah engkau sudah lama menjadi pendeta ? Mengapa tidak berbicara seperti orang biasa saja ? Mengapa tidak lebih sederhana ? Kau akan rugi mengucapkan khotbah itu”. Tetapi ia berkata, bahwa khotbah itu merupakan karangan yang baik sekali untuk North American Review. Ia memuji pekrjaan suaminya, meskipun dalam pada itu secara samar-samar sesungguhnya mengatakan, bahwa pidatonya itu tidak layak untuk dikhotbahkan. Ds Abbott memahami hal ini. Ia merobek teks khotbah, yang ia susun begitu rapi, dan ia lalu mengucapkan salah satu khotbahnya yang terbaik, tanpa amenggunakan catatan sama sekali.

Dari cerita tersebut dapat dipahami bahwa untuk merubah pikiran-pikiran orang lain, tanpa menimbulkan kejengkelan, adalah dengan cara amenunjukkan kesalahan orang secara tidak langsung (jalan melereng).

Cara Paling Baik Untuk Meyakinkan Dan Menyadarkan Orang Lain

“Siapa yang datang kepada saya dengan tangan yang dikepalkan” kata Presiden Wilson, “pasti akan saya sambut dengan tangan yang saya kepalkan pula. Akan tetapi, jika orang datang kepada saya, sambil mengatakan dengan sabar “Marilah kita merundingkan soal ini dengan tenang-tenang. Jika kita berselisih paham, marilah kita mencari sebab-sebabnya, mengapa pendapat-pendapat kita tak bersesuaian, dan marilah kita periksa di mana letak ketidak cocokan itu”, maka soalnya menjadi lain sekali. Kita akan segera yakin, bahwa gagasan-gagasan kita sesungguhnya tak begitu bertentangan, bahwa kita hanya dalam beberapa hal saja berselisih, dan bahwa pada umumnya gagasan-gagasan dan pikiran-pikiran kita bersesuaian. Dan selanjutnya, bahwa kita akan mendapat kecocokan, kalau kita cukup sabar, cukup kemauan dan keinginan baik”.

Sudah sejak lama sekali, pada tahun 1915, John D Rockefeller Jr adalah orang yang paling dibenci di negara bagian Colorado. Buruh-buruh pertambangan yang marah dan mau berkelahi menuntut upah-upah lebih tinggi dari Colorado Fuel & Iron Company, suatu maskapai, yang dikuasai oleh Rockefeller. Ada gedung-gedung yang dihancurkan, darah mengalir, beberapa pemogok-pemogok ditembak mati dan banyak yang mendapat luka-luka.

Ketika itu, tatkala udara diliputi perasaan benci dan amarah, Rockefeller ingin mencoba menenteramkan hati para pemogok. Mula-mula Rockefellewr selama beberapa minggu menyelidiki soalnya, di mana ia bersikap sangat ramah-tamah. Kemudian ia minta supaya para wakil buruh yang mogok itu berkumpul. Ia berpidato, berbicara di depan para pemogok yang beringas itu dengan suatu pidato yang berhasil menarik rasa simpati para pemogok, sehingga pemogok-pemogok itu bekerja kembali tanpa menyinggung tuntutan upah-upah lebih tinggi. Ini adalah salah satu contoh kasus yang bagus sekali dari cara merubah lwan-lawan menjadi kawan-kawan (How to Win Friends and Influence People).

Pidatonya itu penuh dengan kata-kata seperti : Saya bangga berada di sini, di mana saya mengunjungi rumah-rumah Saudara, dan berkenalan dengan isteri dan anak-anak Saudara-saudara, yang sekarang mendengarkan pidato saya ini. Kita bertemu di sini tidak sebagai orang-orang asing, akan tetapi sebagai kawan-kawan dalam semangat persahabatan dan dengan kepentingan-kepentingan yang sama. Hanya atas seizin Saudara sajalah, saya berada di sini, dan lain-lainnya.

Dari cerita tersebut dipahami bahwa perlakauan ramah dan tulus ikhlas, di samping pujian-pujian bisa lebih cepat merubah pikiran-pikiran orang daripada marah-marah dan membentak-bentak. (Satu orang musuh terlalu banyak, seribu orang teman terlalu sedikit). Dan untuk meyakinkan orang lain, untuk merubah pikiran orang lain, haruslah dimulai dengan cara yang ramah-tamah, seperti diungkapkan oleh Presiden Lincoln kira-kira seratus tahun yang lalu, bahwa “Orang lebih mudah menangkap lalat dengan sirop daripada dengan cuka”. Adalah lebih mudah menangkap orang dengan keramah-tamahan yang manis daripada gertakan-gertakan yang kecut. Untuk meyakinkan orang lain, haruslah dengan sikap bersahabat secara tulus-ikhlas. (Dale Carnegie, Mencapai Kebahagiaan Sejati, 2000: 99-103,153-154).

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: