Pabrik di mata Rambe

Pabrik di mata Rambe

Kuasa Hukum Dewan Akbar Indonesia (DAI) Hasan Basri Rambe memandang bahwa meskipun meminum bir itu adalah dosa, namun pabrik bir itu banyak menyerap tenaga kerja dalam negeri, banyak menghasilkan devisa negara dalam jumlah besar. Sedangkan Islam menyatakan bahwa meskipun khamar itu mempunyai beerapa manfa’at bagi manusia, namun dosanya lebih besar dari manfa’atnya (QS Baqarah 2:2w19).

Dalam pembelaannya (hak jawabnya di SABILI, No.26, 20 Juni 2001, hal 8-9), Rambe mengemukakan antara lain, bahwa rombongan Akbar ( ke pabrik bir PT Delta Bekasi) tetap menganggap bir itu adalah dosa (point 9). Bahwa tidak ada negara dan bangsa yang hancur karena minum bir (point 7). Bahwa PT Delta tidak sepatah kata pun meminta agar bir dihalalkan para ulama (point 6). Bahwa P Delta menguraikan proses fermentasi minuman bir hanya mengandung kadar alkohol sebesar 4-5% dibandingkan dengan proses fermentasi ketan yang mengandung alkohol sebesar 7-10%. Bahkan buah durian lebih besar kandungan alkoholnya dari pada bir (point 3). Dan menjelaskan bahwa sejak 6000 dan 4000 tahun silam, bir sudah menjadi minuman sebagian masyarakat yang hidup di Mesir yang dikenal Islami (point 2), untuk diketahui, Islam baru berusia sekitar 1500 tahun). Bahwa pabrik bir PT Delta menyerap tenaga kerja dalam negeri (point 4). Bahwa betapa besar devisa newgara diperoleh dari minuman beralkohol (point 8).

Padahal Allah dan Rasulullah (yang harus dipatuhi oleh yang mengaku orang Islam) telah mengutuk semua orang yang terlibat dengan khamar, yaitu yang memerasnya, yang minta diperaskan (menyuruh memerasnya), yang meminumnya, yang membawanya (mengantarnya), yang menghidangkannya, yang menuangkannya, yang menjualnya, yang menawarkannya (menjualkannya), yang membelinya, yang memesannya (HR Abu Daud, Hakim dari Ibnu Umar, H Ibnu Majah, Tirmidzi dari Anas).

Baik yang memproduksinya, yang mendistribusikannya, yang mengkonsumsinya, semua terkena kutuk. Perihal tentang birrun (kebaikan) dan itsm (dosa), tanyakanlah pada hati nurani (HR Ahmad, Darimi dari Wabishah).

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: