Muslim anti Islam

Muslim anti Islam

Muslim anti Islam amat sangat gemas, geram, gerah dengan bunyi ayat : “Sesungguhnya agama yang diridhai Allah hanyalah Islam” (QS 3:19), “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali, tidaklah akan diterima agama itu dripadanya” (S 3:85), “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka” (QS 2:120), “Janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman” (QS 2:221), Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya” (QS 58:22), “Orang beriman tidak halal bagi orang-orang kafir, dan orang-orang kafir tidak halal bagi orang beriman” (QS 60:10), sabda Rasulullah “Seorang Muslim tidaklah mewarisi orang kafir, dan orang kafir tidak mewarisi Muslim” (HR Empat Imam dari Usamah bin Zaid), “Berbahagialah orang-orang yang tergolong ghuraba (ekslusif)” “Jangan kamu memulai mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani. Jika kamu menjumpai salah seorang dari mereka di jalanan, desaklah dia ke pinggir” (HR Muslim dari Abi Hurairah), dan lain-lain, termasuk di antaranya nash-nash tentang jihad.

Muslim anti Islam memandang nash-nash tersebut diatas sebagai sesuatu yang bersifat diskriminatif, menampilkan konflik, menampilkan wajah yang garang dan kasar (kejam, sadis). Muslim anti Islam amat sangat anti formalisasi syari’at Islam, anti penegakkan syari’at Islam.

Muslim anti Islam memahami syirik sebagai tauhid, seperti halnya orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah yang berkata “Kami tidak menyembah mereka, melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya” (QS 39:3).

Muslim anti Islam amat sangat gemas, gerah, geram dengan upaya-upaya formalisasi syari’at Islam, tegaknya syari’at Islam, berlakunya syari’at Islam sebagai hukum positif. Mereka amat alergi terhadap syari’at Islam.

Muslim anti Islam benci terhadap legal dan ritual formal Islam. Benci terhadap ucapan Assalamu’alaikum. benci terhadap aroma, nuansa, suasana, busana Islam. Syari’at Islam dipandang primitif, barbar, sadis, bengis, beringas, sangar, seram, kejam, biadab, tidak manusiawi, diskriminatif. syari’at Islam tak pantas mengatur hak individu.

(BKS0402151630)

1

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: