Natsir guru bangsa

Natsir guru bangsa

Diharapkan kiranya ada yang berupaya menghimpun, mengumpulkan, menyusun, menerbitkan (mengkoleksi, mengklassifikasi, mengkodefikasi) tulisan-tulisan tentang dan oleh Natsir yang tak tertampung dalam “Capita Selecta” dan “M Natsir 70 Tahun”. Kumpulan tulisan tersebut diterbitkan sebagai lanjutan dari “Capita Selecta” dengan penekanan Natsir sebagai guru bangsa, yang membimbing, menuntun masyarakat, rakyat, umat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa menuju amanat masyarakat adil makmur yang diridhai Allah swt.

Di antara tulisan-tulisan tentang dan oleh Natsir yang tersebar di berbagai media adalah :

1. Sekilas Tentang Natszir, dalam SABILI, Edisi Khusus “Sejarah Emas Perjuangan Umat Islam Indonesia” (November 2003.
2. “Islam Mendasari Pemikiran Politik M Natsir”, oleh Muhsin MK, ALMUSLIMUN, No.190, Januari 1986, hal 39-40.
3. “Muhammad natsir sewaktu Remaja merangkul Dewasa”, oleh Yusuf Abdullah Puar, PANJI MASYARAKAT, No.251, 15 Juli 1978, hal 13-17.
4. “Persahabatan 47 Tahun”, oleh Hamka, idem, hal 17-23.
5. “Muhammad natsir”, oleh Muhammad Zain Hassan Lc Lt, PANJI Masyarakat, No.252, 1 Agustus 1978, hal 29-30.
6. “Fungsi Dakwah dan Kaifiatnya”, oleh M Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.247, 15 Mei 1974, hal 19-22.
7. “Sumbangan Moral Agama Islam Dalamk Pembinaan Kepemimpinan”, oleh Mohammad Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.226-227, Juli 1977, KIBLAT, No.3-4/XXV, Juni 1977.
8. “Apakah Pesan Islam Terhadap Orang Modern”, oleh Mohammad Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.197-199, April/Mei 1976.
9. “Kemana Tempat Berlindung”, oleh M Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.245, hal 14-17 (SUARA MASJID).
10. “Apa Yang Dipertaruhkan Sekarang”, oleh M Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.234, 1 Nopember 1977, hal 14-17.
11. “Masa Depan Hubungan Indonesia Timur Tengah Dalam Bidang Sosial dan Kebudayaan”, oleh Mohammad Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.192, 1 Februari 1976, hal 9-16.
12. “Bisakah Penyelesaian Soal Pilipina Selatan ala Sudan”, oleh Mohammad Natsir, PANJI MASYARAKAT, No.171, 15 Maret 1975, hal 37-38.
13. “PRRI : Pada Mulanya Natsir dan Syafruddin”, oleh Mahyuddin Nawawi, PELITA, Senin, 30 September 1985, hal 4.
14. “Mohammad Natsir 78 Tahun”, oleh Dr Amien Rais, SUARA MASJID, No.144, September 1986, hal 21-27.
15. “Ichwanoes Shafaa”, oleh M.Natsir, Almanar, No.1, hal 21-28.
16. “Rationalisme dalam Islam dan Reactie atasnya”, oleh M.Natsir, Almanar, hal 89-96.
17. “Apakah Pancasila bertentangan dengan alQur:an”, oleh M.Natsir, SABILI, No.26, Th.Vii, 14 Juni 2000, hal 74.
18. “Api Yang Tak Pernah Padam” (Khazanah : KH Firdaus Ahmad Najib). SABILI, No.5, Th.Vi, 16 September 1998.
19. “Sejarah Pemberhalaan Pancasila”, SABILI, No.26, Th.Vii, hal 76.
20. GATRA, 18 Mei 1996, hal 57, laporan James Bell.
21. ALMUSLIMUN, No.221, Agustus 1988, hal 51-52.
22. PANJI MASYARAKAT, No.605, 11-20 Maret 1989, hal 50, tulisan Ayip Rosidi.
23. “Diantara Dua Nasioanlisme”, PANJI MASYARAKAT, No.155, Th.XVI/520-521, 17 Juli 1974.
24. “Tjinta Agama dan Tjinta Tanah Air”, oleh A Muchlis, PANDJI ISLAM, No.7, Th VI, 13 Februari 1939, hal 137/4069-139/4071.
25. “Persatoean Agama dan Negara”, oleh A Muchlis, PANDJI ISLAM, No.27-28, Juli 1940.
26. “Menyelamatkan Ummat”, oleh Muhammad Natsir, Bulan Bintang, 1970.
27. “Membangkitkan Kepercayaan Dan Kekuatan Diri Sendiri”, oleh Mohammad natsir, AlFallah, 1988.
28. “Dicari Perumus Ide di Kalangan Islam”, oleh Saiful Bahri, PELITA, 16 Oktober 1983.
29. “Dr Mohd Natsir Yang Saya Kenal”, oleh Abdullah Hehamahua, MEDIA DAKWAH, Mei 1993, hal 30-32.
30. “Masjid, Qur:an, dan Disiplin”, oleh Mohd Natsir, AlMunawarah.
31. “Isyhadu bi anna Muslimin”, “Uluran Tangan Yang Tak Berjawab”, oleh Mohammad Natsir, AlMunawarah, 10 Desember 1967.
32. “Asas Keyakinan Agama Kami”, oleh M Natsir.
33. “Worl of Islam Festival dan Perspektif Sejarah”, oleh Mohammad Natsir, Serial MEDIA DAKWAH, No.34.
34. “Mempersatukan Ummat”, oleh M Natsir, Samudera, 1983.
35. Dibawah Naungan Risalah”, oleh M Natsir, Media Dakwah, 1983.
36. “Fihud Dakwah”, oleh Saleh Umar Bajasut, Ramadhani, 1984.
37. “Het Islamietische Geloof”, oleh Mohammad Natsir.
38. “Komt tot het Gebed”, oleh Mohammad Natsir.
39. “Gulden Regels in de Qur:an”, oleh Mohammad Natsir.
40. “De Islamietische Vrow en Heer Recht”, oleh Mohammad Natsir.
41. “Ensiklopedia Indonesia”, N-Z, Prof Dr Mr T S G Mulia, W van Hoeve, hal 979.
42. “Pesan dari Mimbar”, oleh M Natsir, SUARA MASJID, No.162, Maret 1988.

Catatan :
� Natsir dan Pancasila di mata Fidaus AN (simak “Dosa-Dosa Yang Tak Boleh Berulang Lagi”, 1992, hal 7, 84).
� Natsir dan Integrasi Timor Timur (simak PANJI MASYARAKAT, No.215, 15 Juli 1978, hal 23).
� Natsir dan Federasi (simak MEDIA DAKWAH, Mei 1993, hal 31).
� Pemikiran Natsir sebelum Kemerdekaan dinilai kaku (tegas?) dan bersifat apologis (PEMBELA ISLAM?), bersikap bringas (argumentatif-konfrontatif?) (simak PELITA, 16 Oktober 1983, “Dicari Perumus Ide di Kalangan Islam”.
� Natsir dan PRRI dinilai oportunis (simak PELITA, 30 September 1985, “PRRI : Pada Mulanya Natsir dan Syafruddin”). 1

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: